Cerpen: Rumah Usang dan Kisah yang Menyertainya

0

Dua Bulan kemudian.
Disela-sela jam kerja kantor,ponselnya berdering,terlihat dilayar,sipenelepon adalah namborunya dari kampung.
“Horas ito…boa kabar mu,sehat doho?boha karejom,denggan do sude kan ito..?”kata namborunya dari seberang telepon
“Horas namboru,kabar baik,sehat-sehat do namboru,karejo lancar,boha kabar ni halak namboru sehat do kan..?jawabnya sambil menyerderkan tubuhnya dikursi meja kantornya itu.
“Sehat do ito..mauliate ma di Tuhan…”
“Eh…boti dabah ito…”lanjut namboru nya itu dari seberang.
“Aha mai namboru…”
“Dua ari nasalpu,adong martelepon tu au,sada anak boru,ninna dongan ni si Farida,jala paboahon lagi dibagasan parsahiton ibana nuaeng..”
“Hah….tungu sebentar ya namboru,tunggu..tunggu ya.”katanya sambil meninggalkan ruangan,sambil bergegas mencari tempat yang sepi,dibelakang kantor itu,agar bisa fokus menyimak informasi penting yang disampaikan oleh namborunya itu.
“Haloo…namboru..trus dimana katanya dia..?”katanya melanjutkan percakan tadi penuh semangat dan berapi-api.
“Eh..imadah ito,dang sempat dipaboa,jala dang sompat husukkun,alana langsung putus do telepon nami i.”
“Sai hupaima ima do nian,atik bea manelepon muse,hape nungga 2 ari dang ditelepon..:kata namborunya melanjutkan.
“Nomor yang nelepon namboru simpan gak?”
“Nungga disimpan laem nian,alai dicoba dihubungi,dang boi masuk..”
“Coba kirim nomornya itu naboru,biar aku yang telepon orang itu..”katanya diujung percakapan mereka.
Nomor itupun dikirimkan,melalui pesan singkat
Dan setelah diamati,nomor itu ternyata bukan provider asal indonesia,namun salah satu Perusahaan Provider seluler yang beroperasi di Negara Malaysia.!!
“Hah..kok nomor dari Malaysia.?”katanya sambil mengeritkan keningnya.
Pikiranya kian memunculkan opini yg macam macam.
“Kalau memang benar,kok bisa sampai farida ke Malaysia.?trus darimana dia dapat nomor hp namboru.?sementara dia tak pernah pulang ke kampung dlm kurun waktu yang lama,siapa yang berikan nomor hp namboru kepada farida?”benaknya selalau bertanya tanya.ah..tak apalah,yang jelas sudah ada titik terang keberadaan itoku itu.walau informasinya masih sumir..”bathinya.
Setelah itu,ia berusaha menghubungi nomor itu,hingga berkali-kali,namun jawaban yang diterima selalu dialihkan atau malah”mail box”
iapun tak menyerah,ia mencoba dan mencoba terus,hingga puluhan kali.
Ia sadar,hanya inilah satu-satunya kesempatan untuk mencari tahu informasi tentang keberadaan farida.
Hingga pada ahirnya,ia kembali menghubungi nomor itu,dan tersambung.
“Haloo….”suara perempuan terdengar menyapa dari seberang telepon.
“Ya..halo..haloo…maaf,ini dengan siapa ya?ini farida bukan..?”tanya nya dengan semangat.
“oh..farida lagi di Hospital,saya kawanya,encik siapa..?tanya suara perempuan itu dari seberang.
“Ini di Malaysia ya?”
“Ia betul encik..”
“Saya H****an, abangnya farida,kalau boleh saya tau,farida di rumah sakit apa di malaysia..?”
“Hospitaly.xxxxx…negara bagian Sabah..”jawab perempuan itu dari seberang.

1
2
3
4
5
6
7
8
Previous articleFantastik 6 Negara Ini Punya Koneksi Internet Tercepat Di Dunia
Next article10 Boru Batak Pemain Taganing Gondang Batak Yang Bikin Bangga

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.