9 Proses Perkawinan Dalam Budaya Batak Toba

9

4. Martumpol
Martumpol bagi orang Batak Toba dapat disebut juga sebagai acara pertunangan namun secara harafiah martupol adalah acara kedua pengantin di hadapan pengurus jemaat gereja diikat dalam janji untuk melangsunkan perkawinan. Martupol ini dihadiri oleh orang tua kedua calon pengantin dan kaum kerabat mereka beserta para undangan yang biasanya diadakan di dalam gereja, karena yang mengadakan acara martumpol ini kebanyakan adalah masyarakat Batak Toba yang Beragama Kristen.

5. Marhata Sinamot
Marhata sinamot biasanya diadakan selesai membagikan jambar. Marhata sinamot yaitu membicarakan berapa jumlah sinamot dari pihak laki-laki, hewan apa yang di semblih, berapa banyak ulos, berapa banyak undangan dan dimana dilakukan upacara perkawinan tersebut. Acara marhata sinamot dapat juga dianggap sebagai perkenalan resmi antara orang tua laki-laki dengan orang tua perempuan. Mas kawin yang diberikan pihak laki-laki biasanya berupa uang yang jumlah mas kawin tersebut di tentukan lewat terjadinya tawar-menawar

6. Martonggo Raja
Perkawinan pada masyarakat Batak Toba bukan hanya urusan ayah dan ibu kedua calon pengantin, tetapi merupakan urusan semua keluarga, karena itu orang tua calon pengantin akan mengumpulkan semua anggota keluarga di rumah mereka masing-masing dan yang hadir dalam upacara ini terutama menyangkut dalihan na tolu yaitu hula-hula, boru, dongan sabutuha, dan dongan sahuta (teman sekampung).

7. Marunjuk
Marujuk adalah saat berlangsungnya upacara perkawinan, upacara perkawinan pada masyarakat Batak Toba ada dua macam yaitu alap dan taruhon jual. alap jual adalah suatu upacara adat perkawinan Batak Toba yang tempat upcara perkawinan dilaksanakan di tempat atau di kampung perempuan.

9 COMMENTS

  1. paulak une..
    Paulak une (paulak = mengembalikan, une = bagus,pantas, baik).
    karena bagi orang Batak pernikahan itu sangat sakral dan tidak boleh sembarangan memilih jodoh atau menantu, maka ada istilah “mulak sadari” (pulang dlm waktu satu hari). Menantu perempuan yang telah dinikahi akan diuji atau dinilai oleh keluarga laki-laki apakah “pantas” menjadi menantu atau tidak. waktu penilaian tidak dapat ditentukan, itu sesuai dengan kondisi. Apabila keluarga laki-laki telah menilai kelayakan pengantin wanita untuk jadi istri anaknya istri maka diadakanlah acara paulak une kerumah keluarga perempuan dengan membawa daging (babi). disana akan diketahui dan diberitahukan kepada pihak perempuan apakah boru (anak perempuan) mereka (kel wanita) une ataukah sebaliknya. Jika tidak une maka menantu perempuan itu dikembalikan secara baik-baik kepada mereka (tidak peduli apakah si perempuan udah hamil sama anaknya atau belum). itulah penyebab gadis-gadis Batak zaman dahulu sangat telaten dalam urusan keluarga dan tidak dimanjakan serta selalu dilatih oleh ibunya untuk bekerja, agar kelak borunya itu disenangi oleh keluarga suaminya/mertuanya kelak.

    TINGKIR TANGGA
    Tingkir tangga (melihat rumah) dilakukan oleh keluarga wanita. Pada Zaman dahulu, seseorang/keluarga dapat dinilai kekayaan/kesejahteraannya dari jumlah tannga rumah mereka. Biasanya semakin tinggi kehidupan ekonominya maka semakin tinggi pula letak rumahnya (rumah batak) diikuti jumlah tangga untuk memasukinya akan semakin banyak. Sehingga acara ini dinamakan tingkir tangga. Tentu hal ini telah di ketahui oleh umum..Tingkir tangga dilakukan dengan mengunjungi rumah keluarga laki-laki/menantu mereka. Tujuannya untuk memastikan/melihat kondisi harta dan kemampuan pihak laki-laki dalam memenuhi kebutuhan putrinya. Apakah keluarga suaminya memiliki harta yang cukup untuk menjamin hidup ekonomi putri dan cucu mereka nantinya. Keluarga perempuan akan membawa dengke (ikan mas) dalam kunjungannya. sekian dan terimakasih

  2. Sesungguhnya sekarang ini banyak orang batak sudah membias dari fisafah adat batak yang dirutunkan nenek moyang.Perkawinan sangat sakral maka dibuat berbagai macam tahapan untuk menunjukkan ke sakralan itu.Sakral berarti pemuda maupun pemudi harus menjaga diri agar jangan sampai jatuh kepada perbuatan yang tidak suci,menjaga keperawana dan keperjakaan sampai pada hari pernikahan.Makanya ada istilah paulak une.Jika ternyata tidak ada lagi keperjakaan dan keperawanan maka dapat berakibat fatal.Jadi harus une dulu.Urut-urutannya sedemikian rupa sehingga tahap demi tahap merupakan jaring menuju ke bahagiaan.Sayangnya sudah banyak yang kurang memahaminya.Dan para penulis kurang masuk kepada yang sangat mendasar ini.Banyak lagi lah.Tantangan kepada si raja adat.

  3. Perlu digarisbawahi Buat Muda Mudi batak jaman Now:
    Bahwa Perkawinan Batak Toba sangat suci dan sakral, oleh karena itu baik pemuda maupun pemudi haruslah menjaga kesuciannya karena pada akhirnya nanti nama baik keluarga dipertaruhkan.
    ———————————————————-
    paulak une..
    Paulak une (paulak = mengembalikan, une = bagus,pantas, baik).
    karena bagi orang Batak pernikahan itu sangat sakral dan tidak boleh sembarangan memilih jodoh atau menantu, maka ada istilah “mulak sadari” (pulang dlm waktu satu hari). Menantu perempuan yang telah dinikahi akan diuji atau dinilai oleh keluarga laki-laki apakah “pantas” menjadi menantu atau tidak. waktu penilaian tidak dapat ditentukan, itu sesuai dengan kondisi. Apabila keluarga laki-laki telah menilai kelayakan pengantin wanita untuk jadi istri anaknya istri maka diadakanlah acara paulak une kerumah keluarga perempuan dengan membawa daging (babi). disana akan diketahui dan diberitahukan kepada pihak perempuan apakah boru (anak perempuan) mereka (kel wanita) une ataukah sebaliknya. Jika tidak une maka menantu perempuan itu dikembalikan secara baik-baik kepada mereka (tidak peduli apakah si perempuan udah hamil sama anaknya atau belum). itulah penyebab gadis-gadis Batak zaman dahulu sangat telaten dalam urusan keluarga dan tidak dimanjakan serta selalu dilatih oleh ibunya untuk bekerja, agar kelak borunya itu disenangi oleh keluarga suaminya/mertuanya kelak.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.