Selain jenis ikan nila seperti yang sering kita dengar, Danau Toba juga menghasilkan ikan pora-pora. Ikan pora-pora merupakan salah satu jenis ikan yang diminati untuk dikonsumsi, disamping beberapa jenis ikan lainnya.
Dan ternyata, ikan pora-pora dari Danau Toba tidak hanya diminati oleh masyarakat sekitar Danau Toba saja. Terbukti, ikan jenis pora-pora dari Danau Toba juga ikut dipasok ke daerah Bengkulu. Bahkan hingga saat ini ikan pora-pora diminati warga Bengkulu dan permintaannya cukup tinggi.
Seperti dalam sebuah rilisan eksposnews.com (4/10/2012), seorang pedagang ikan di kota Bengkulu Ny Halimah menjelaskan bahwa harga ikan pora-pora dari Danau Toba hingga saat ini dijual berkisar Rp23.000-Rp25.000 per kilogram, sedangkan permintaan akan ikan tersebut bisa mencapai puluhan ton per minggu. Bahkan permintaan akan ikan dari Danau Toba ini tidak hanya masyarakat perorangan, namun juga rumah makan dan restoran cukup tinggi.
Warga Bengkulu selama ini menyebut ikan pora-pora itu jenis ikan seluang dari wilayah Sumsel dan Kalimantan karena rasanya sama. Seorang pedagang ikan lainnya Nurmila mengatakan, sebelumnya ia menjual ikan air tawar jenis ikan putih itu yang dipasokan pedagang dari Jambi, namun jumlahnya terbatas.
Dijelaskan bahwa tingginya permintaan akan ikan air tawar itu akibat produksi nelayan beberapa bulan terakhir sangat minim akibat gelombang laut di perairan Bengkulu cukup tinggi.


