Gadis Cilik Boru Batak Menerima Piagam 5 Besar Dalam Perlombaan Seni Melukis di Derbyshire County, England.

2

Tahun ini perlombaan seni melukis yang ke 20th Juni – Juli 2012 yang diadakan oleh Derbyshire County (setingkat Propinsi) kembali digelar. Perlombaan seni melukis ini terbuka untuk umum. Ada sekitar kurang lebih 1400 peserta yang mengikuti perlombaan seni melukis ini dengan hadiah pertama sebesar £.2000 (dua ribu poundsterling) serta memperoleh piagam dan medali untuk kategori remaja dibawah umur 17 tahun kebawah.

Untuk tahun ini salah seorang pemenang peserta dari perlombaan tersebut adalah seorang putri cilik Batak yang  berumur 8 tahun. Putri cilik Batak yang blasteran ini berdarah Ibu Inggris dan Ayah Batak. Putri cilik ini yang dipanggil sehari-hari nya dengan nama Isabella terlahir pada tanggal 4 Agustus 2003 di kota kecil Stockport, Inggris dengan nama lengkapnya Isabella Tianur Pakpahan.

Menurut ibunya, dia memulai bakatnya melukis sejak mulai berumur 9 bulan. Walau hanya dengan coret-coretan  kasar di atas kertas tapi telah menghasilkan gambar yang cukup lumayan bagus. Sewaktu Isabella masih berumur 1 tahun, dia sangat menggemari film anak-anak Teletubies dan dia sudah dapat menggambarkan karakter kesayangannya ‘Poo’ secara mendetail. Sekitar 4 tahun yang lalu Isabella berlibur bersama keluarganya di  Pulau dewata Bali tepatnya Ubud. Dia banyak menghabiskan waktu liburannya bersama seniman-seniman pelukis Bali. Mengguratkan kuas dengan tangannya yang mungil diatas kanvas yang kasar dengan berlepotan cat dan tinta minyak, dia sangat menikmatinya. Dan dia akan betah berjam-jam menghabiskan waktu nya hanya untuk menikmati seluruh isi galeri tersebut. Dengan usianya yang relatif sangat muda Isabella sudah menyukai lukisan-lukisan karya maestro seniman dunia seperti L.S Lowry, Vincent Van Gogh dan Claude Monet.

Foto:

Perlombaan seni melukis tahun ini yang diikuti lebih kurang dari 1400 peserta dengan kategori dewasa dan  anak-anak dari seluruh penjuru Derbyshire county. Kompetisi ini banyak menelurkan seniman-seniman muda Inggris yang sukses dikemudian hari.Tidak lah mudah untuk memenangkan pertandingan bergengsi ini, dari sekitar 1400 peserta yang menghasilkan lukisan karya mereka, hanya 120 yang terpilih oleh juri seniman Inggris yang berpengalaman. Kemudian dari 120 peserta ini putri cilik boru Batak ini berhasil masuk peringkat 5 besar dengan lukisan nya yg berjudul ‘Lurking in the Grass’ yang dituangkannya diatas kanvas bertinta minyak. Lukisan ini menggambarkan Fox (sejenis anjing liar yang banyak terdapat dipedusunan  Inggris yang sedang mengintai mangsanya dimalam hari)

Walau tahun ini Isabella belum sebagai pemenang pertama tetapi peringkatnya melejit sampai ke 5 besar. Yang mana di tahun sebelum nya dia hanya masuk 50 besar dengan karyanya ‘Two Ducks‘ (Dua ekor Bebek). Mari kita bersama mendukung gadis cilik boru Batak ini agar dapat lebih sukses di masa yang akan datang untuk menuangkan inspirasinya di atas kanvas.

Pemenang dari perlombaan seni melukis tahun ini selain mendapatkan Piagam dan Sertifikat dari Mayor (setingkat Walikota) Buxton. Juga hasil karya mereka akan dipajangkan di museum kota Buxton yang dapat di nikmati oleh khayalak ramai. Dan jika anda berkunjung ke kota tua Buxton, Derbyshire, England anda akan dapat menikmati hasil karya seni putri cilik boru Batak ini terpampang di museum kota ini.

Horas ma dihalak hita sude manangna didia pe maringanan.

2 COMMENTS

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here