Ngintip Rahmat International Wildlife Museum & Gallery, Yuk

0

Satu lagi dari kota Medan, yang selalu punya tempat wisata yang menarik untuk dikunjungi. Tempat yang dinamakan Rahmat Internasional Wildlife Museum dan Gallery ini terletak di sebuah gedung di Jalan S. Parman 309, Kota Medan, Sumatera Utara. Museum gallery tersebut merupakan milik dari seorang penggemar olahraga berburu konservasi dan pencinta alam, Dr. H. Rahmat Shah, yang juga merupakan seorang pengusaha dan Ayah dari artis cantik Raline Shah.

Rahmat Internasional Wildlife Museum dan Gallery ini merupakan tempat penyimpanan lebih dari 2500 koleksi satwa liar yang diawetkan yang berasal dari seluruh penjuru dunia. Museum Gallery ini juga merupakan galeri satwa liar terlengkap pertama di Asia Tenggara dan sudah menerima penghargaan dan pengakuan internasional seperti The Big Five Grand Slam Awards dan World Hunting Awards.

Source Image: Google Map“>Google Map

Nelly, seorang manajer sekaligus penanggung jawab museum galeri ini menuturkan lebih dari sekitar 2500 binatang mulai dari yang terkecil seperti semut, kupu-kupu, serangga, hewan yang terbesar sampai hewan yang belum pernah dilihat pengunjung juga kerangka berbagai jenis hewan yang tertata rapi dan artistik dengan gaya yang elegan sesuai habitat masing-masing. Hewan-hewan tersebut ditempatkan di ruangan khusus yang diatur dengan suhu berpendingin penuh.

Berbagai koleksi satwa yang tersimpan di dalam galeri unik ini juga dikumpulkan dari kegiatan berburu yang legal dengan memperhatikan konsep standar dunia sebagai upaya untuk pencegahan terhadap kepunahan dan untuk peningkatan populasi satwa liar di habitat mereka yang asli.

Source Image: Google Map“>Google Map

Koleksi pertama yang dapat dilihat oleh pengunjung ketika memasuki museum galeri ini adalah berbagai macam burung yang terletak dalam sebuah kelompok dan disebut Pheasants Of The World. Di bagian depan ruangan museum terdapat beberapa kenang-kenangan yang dipajang pada meja dan dinding bersebelahan dengan sebagian koleksi dari museum galeri tersebut. Sejumlah rusa liar dengan berbagai jenis tanduk bercabang yang indah dikelompokkan bersama beberapa jenis kucing hutan di samping berbagai jenis binatang kucing, baik yang berukuran kecil maupun yang berukuran besar.

Source Image: Google Map“>Google Map

Selain itu salah satu pajangan yang paling mengesankan di museum galeri ini adalah The African Big Five, yang berarti Lima Hewan Besar Afrika yang terdiri dari Banteng, Gajah, Cheetah, White Rino dan Singa. Cheetah tidak hidup di Indonesia dan kemungkinan besar White Rino juga tidak ada. Di dalam museum galeri ini juga dilengkapi dengan perpustakaan jenis satwa dan habitatnya dari berbagai negara, Gift Shop Cinderamata, Hunters Cafe dengan Audio Visual tentang perburuan konservasi, studio foto dan fotografer profesional serta Multi function room lantai 3 dengan berbagai koleksi dari para legendaris maestro dunia. Selain itu, juga terdapat koleksi piringan hitam lagu pemusik internasional Michael Jackson dan lain-lain, sarung tinju dan tanda tangan Muhammad Ali dan Mike Tyson, dan masih banyak lagi koleksi dari atlet lainnya.

Source Image: Google Map“>Google Map

Jenis binatang buas lain seperti Macan, Macan Tutul, Cheetah, Singa yang sudah hampir punah juga dipajang di museum galeri ini. Berbagai jenis koleksi jenis kambing gunung dengan tanduk melengkung cantik berada di dalam kelompok The Goats Of Mountain.

Baca JugaTaman Hewan Pematang Siantar

Di dalam Rahmat Internasional Wildlife Museum dan Gallery ini terdapat juga sebuah ruangan yang bernama Night Safari. Di dalam ruangan tersebut didesain menyerupai suasana hutan di malam hari dengan bantuan lampu penerangan yang remang-remang dan posisi binatang layaknya masih bernyawa, seakan menyiratkan kehidupan binatang liar yang ada di dalam hutan ditambah pengunjung juga akan mendengar latar belakang suara para binatang hutan membuat suasananya semakin menarik dan mengundang rasa penasaran.

Source Image: Google Map“>Google Map

Pengunjung tidak perlu khawatir karena semua koleksi binatang yang terpajang di Rahmat Internasional Wildlife Museum dan Gallery ini dirawat dengan sangat baik sehingga tetap menjaga bentuk asli layaknya hewan yang masih bernyawa. Inilah yang menjadi daya tarik utama museum galeri ini.

Ada rasa iba memang jika melihat kondisi binatang yang sudah tak bernyawa lagi. Bentuknya yang terlihat berdiri kokoh seakan menyiratkan para hewan ini dibunuh dengan sengaja. Pada kenyataannya, semua hewan yang terpajang di museum galeri ini sudah dipertimbangkan dengan baik oleh para pengurus hewan yang ahli dalam memperhatikan situasi masing-masing hewan tersebut sehingga harus diburu dan diawetkan.

Source Image: Google Map“>Google Map

Untuk mengunjungi museum galeri ini pengunjung umum dikenakan tarif sebesar Rp. 32.000 dan untuk pelajar dikenakan tarif sebesar Rp. 20.000. Untuk masuk ke dalam Night Safari pengunjung akan dikenakan biaya tambahan Rp. 10.000 dan bagi pengunjung yang ingin mengambil foto dikenakan biaya Rp. 20.000.

Banyak orang tua yang datang membawa anak-anak dan keluarga mereka untuk mengenalkan berbagai jenis satwa yang ada di museum galeri ini, juga para guru yang membawa anak didiknya untuk menambah wawasan mereka mengenai berbagai nama dan jenis satwa serta hal-hal yang berhubungan dengan habitat hewan-hewan tersebut.

Salah seorang pengunjung yang baru pertama kali datang mengunjungi museum galeri ini mengatakan sangat puas dengan keanekaragaman koleksi hewan yang ada di dalamnya yang seumur hidupnya baru melihat koleksi hewan terlengkap bahkan lebih lengkap dibandingkan aneka hewan yang Ia kunjungi di beberapa kebun binatang.
Nah, tentunya Anda tertarik bukan? Mungkin saja ada jenis hewan yang belum pernah Anda lihat terpajang di museum galeri ini. Selamat berkunjung ya.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here