Festival dan Pesta Danau Toba 2014

4

Setelah kegiatan Festival Danau Toba pada tahun 2013 di Tuktuk, Samosir yang dituanrumahi Kabupaten Samosir ditetapkan untuk kegiatan Festival Danau Toba berikutnya di tahun 2014 diadakan di Balige. Festival Danau Toba 2014 mendatang diadakan selama 5 hari pada tanggal 17 – 21 September 2014 di Balige oleh Kabupaten Toba Samosir.

Sejak Festival Danau Toba (FDT) 2013 yang digelar 8 sampai 14 September lalu menjadi awal perubahan nama dari “Pesta Danau Toba” menjadi Festival Danau Toba yang digelar secara bergantian oleh 5 kabupaten yang mengintari kawasan Danau Toba. Lihat: liputan Festival Danau Toba 2013

Namun ada berbeda pada tahun ini, pelaksanaan Festival Danau Toba 2014 di Balige yang akan datang tidak seheboh tahun lalu. Banyak media yang mengangkat kegiatan jelang Festival Danau Toba, panitia yang juga berasal dari Pusat begitu gencar untuk mempromosikan kegiatan tersebut. Sejumlah tim broadcastpun terbentuk (twitter: @Tobafestival) di datangkan khusus dari Jakarta (Pusat) bahkan dirilisnya website resmi Festival Danau Toba agar mempermudah akses informasi seputar jadwal kegiatan.

Pada tahun ini (2014) kehebohan untuk mempromosikan perhelatan yang memakan biaya besar inipun tidak seheboh tahun 2013. Hanya spanduk besar terpajang dibeberapa sudut kota di Sumatera Utara dengan melampirkan nomor telepon sebagai kontak saja dibagian informasi. Tidak ada alamat email atau website yang dapat diakses oleh pengguna internet untuk jadwal dan info kegiatan mendatang. Informasi sangat minim tentang Festival Danau Toba 2014 di Balige nanti.

Sangat disayangkan, mengapa website resmi yang beralamat di festivaldanautoba.com tidak diwariskan kepada pihak berikutnya. Bahkan sejak selesainya kegiatan Festival Danau Toba tahun 2013 lalu website ini tidak pernah update lagi.

Juga akan digelar kegiatan Pesta Danau Toba 2014 pada waktu yang bersamaan dengan kegiatan Festival Danau Toba 2014 yakni pada tanggal 18 – 20 September 2014 di Parapat. Pesta Danau TOba 2014 ini khusus di gelar oleh kabupaten Simalungun mengusung sejumlah kegiatan hampir mirip dengan kegiatan Festival Danau Toba di Balige. Bedanya Pesta Danau Toba 2014 belum menampilkan kontak panitia ataupun rincian jadwal kegiatan.

Berikut kegiatan yang akan digelar pada waktu bersamaan:

Festival Danau Toba 2014
Jadwal: 17-21 September 2014
Tuan Rumah Penyelenggara: Kabupaten Toba Samosir
Kegiatan: Mangalahat Horbo, Mardugu Horbo, Solu Bolon, Renang 10K, World Drum Festival, Seminar Pariwisata, Tortor 1 3 5 7, Tortor 9 Cawan Masal, Tortor Tunggal Panaluan, Karnaval Sigale-gale, Opera Batak, Lomba Vocal Solo, Lomba Paduan Suara, dan Fashion Show.

Pesta Danau Toba 2014
Jadwal 18-20 September 2014
Tuan Rumah Penyelenggara: Kabupaten Simalungun di Parapat
Kegiatan: Solu, Gondang, Paralayang, JetSki, Hiburan artis Kotak, Naff, Marsada

Jika kedua kegiatan ini dilaksanakan pada waktu yang hampir bersamaan maka kegiatan ini adalah kegiatan pertama yang pernah terjadi pada waktu yang bersamaan yang sama-sama mengusung Pesta Rakyat Danau Toba. Bagaimana pendapatmu kawan? Apakah dengan dua kegiatan diatas akan meningkatkan kemakmuran wisata Danau Toba?

 

4 COMMENTS

  1. Sepertinya ada ketidak harmonisan diantara Pemda yang ada diseputaran Danau Toba,
    ini akan sangat mempengaruhi dalam hal peningkatan Wisata Danau Toba, seandainya pelaksanaan dari Pesta Rakyat seperti ini secara kompak dilaksanakan, pasti akan lebih semarak dan wisatawan pun akan lebih merasa terpuaskan dan akan semakin meningkatkan keinginan bagi para wisatawan untuk datang kembali di pesta rakyat berikutnya.

    Semoga kedepannya pesta rakyat seperti ini Pemda-pemda yang ada di sekitaran Danau Toba lebih kompak.

    Horas!

    • festival danau toba dan pesta danau toba itu yg sy tau berbeda, dmna penyelenggara FDT itu sndiri adalah pihak kementrian yg menunjuk balige sbg tuan rumah utk FDT 2014 yg sebelumnya setiap tahunnya adalah secara bergilir di 5 daerah yg mengitari danau toba. Dan ini sdh direncanakan sebelum2nya. Sedangkan Pesta danau toba (PDT) adalah kgiatan pesta rakyak oleh dan diselenggarakan oleh pemerintah lokal yaitu daerah simalungun. Tetapi yg jadi pertanyaan dan masukan saat ini adalah kenapa pemerintah simalungun harus menetapkan pelaksanaan PDT itu bersamaan dgn Festival danau toba yg dilaksanakan di balige, kenapa tidak dihari atau ditanggal yg tdk bersamaan,,khan banyak hari dan tanggal lain., seharusnya pemda simalungun menghormati keputusan kmentrian yg telah mensahkan wktu dan tanggal pelaksanaan FDT yg dibalige, kita tau sendiri tujuan pemerintah menetapkan Balige sbgai tuan rumah agar seluruh wisatawan domestik maupun mancanegara mengetahui Objek wisata Danau toba itu juga meliputi 4 daerah lainnya slain parapat yg salah satunya adalah Balige,sehingga yg tadinya orang2 hanya tau Danau toba itu adalah diparapat, akhirnya mereka jadi mngenal daerah lainnya yg meliputi danau toba. Jadi adalah salah, jika alasan dan tujuan pemda simalungun melaksanakan Pesta danau toba dlm wktu bersamaan hanya utk menarik perhatian wisatawan lain utk keparapat spy tdk melulu ke balige,,, sebab semua sdh kenal parapat, jadi sebaiknya pemda simalungun kasi kesempatan buat orang@ utk kenal dgn balige yg juga merupakan kawasan danau toba.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.