Vocalis Remaja Batak Band Who’s Harrison? Pukau Penonton

0

Seorang remaja Batak dari Inggris berhasil memukau puluhan tamu di sebuah Pub Horse & Groom di kota Brighton,Inggris . Dia bersama temannya membawakan beberapa buah lagu hasil karyanya sendiri yang diiringi oleh group band Who’s Harrison? Grup musik ini dibentuk lebih kurang setahun yang lalu, awalnya hanya sebagai hobby yang kemudian menjadi lebih serius. Dengan beranggotan 4 personil ; James sebagai Drummer, Luke – Bass, Deisha-guitar plus vocal backing serta lead singernya Amos Pakpahan. Dengan corak musik perpaduan Rock dan Indie.

amos - band Who’s Harrison?

Remaja blasteran ini dilahirkan di kota Brighton 17 tahun yang silam, dengan diberi nama lengkap oleh kedua orang tuanya Amos Hutur Sotarunggal Pakpahan. Putra pertama dari pasangan Jefris Pakpahan dan River Jones. Dengan usia nya yang relatif muda, Amos sudah memperlihatkan bakatnya sejak dia berumur 6 tahun. Bersama adiknya Zepphi yang menyukai alat musik drum, Amos dengan tekun belajar bermain gitar dan bahkan sudah dapat membaca not musik. Hingga awal musim panas tahun yang lalu dia bersama ketiga temannya membentuk group band yang diberi nama Whos’s Harrison?

Mereka sudah pernah diundang beberapa kali untuk bermain musik pada pesta ulang tahun keluarga dan teman-temannya. Amos juga telah menciptakan 4 buah lagu hasil karya dan aransemennya sendiri. Yang antara lain adalah ; House of Cards, Last Line, The Gulf, Wary dan Caribbean Creature. Selain menyukai musik Amos juga termasuk salah satu pemain Rugby yang terbaik di timnya. Dan dia juga masuk dalam tim junior Nasional Wales Rugby Tim.

Dengan tinggi badan 185cm dia juga termasuk pemain yang cukup diperhitungkan di tim bola basket di sekolahnya. Untuk sementara ini Amos masih terfokus dengan studynya di East Sussex College. Dalam bahasa Indonesia yang sedikit fasih, dia mengatakan bercita-cita sebagai Ahli Forensik Kriminal. Pertanyaan selanjutnya apakah dia akan dapat menjadi lebih sukses di bidang musik yang digelutinya sekarang ini dengan banyaknya tantangan dari pemusik-pemusik handal yang terlahir di Kerajaan Inggris Raya. Mari kita doakan semoga karirnya akan dilirik oleh produser musik yang berminat untuk mempromosikan talenta remaja Batak yang satu ini.

Horas ma di hita sude manangna didia pe hita maringanan.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here