Nyata – Adong Begu Diharangan

1

Kejadian ini benar-benar dialami oleh team bersama Ferry Sitompul, Novel Simbolon, Yanti Napitulu serta 2 orang anak kampung Girsang II Parapat. Dimana saat itu terdengar suara pukulan Paragat (Bagot) sebanyak satu kali, yang diyakini masyarakat sekitar atas penuturan 2 orang anak yang menemani kami.

Adapun perjalanan kami ke tengah harangan (hutan) di huta Girsang II Parapat tersebut adalah untuk mencari tahu pohon tanaman andaliman beberapa waktu lalu. Situasi saat itu masih setengah perjalanan ditengah harangan (hutan) tiba-tiba anak yang membawa kami turun terburu-buru dan terlihat ketakutan, mendengar pukulan paragat di bona ni Bagot sebanyak satu kali yang juga didengarkan oleh beberapa teman yang diyakini itu adalah Begu penjaga/ penunggu harangan tersebut.

Video:

Diantara tidak yakin dan percaya situasi sedikit tengang sehingga kami memustuskan untuk kembali atau tidak melanjutkan perjalanan lagi. Namun saat kami melakukan perjalan pulang lebih kurang10 menit dari tempat kejadian pertama kami juga dikejutkan oleh suara longlongan anjing yang begitu panjang sekali saat kami menaiki bukit.

Namun kemudian kami memutuskan untuk turun suara longlongan anjing tersebutpun menghilang dengan sendirinya. Seperti ada tanda saat itu bahwa kami agar mengurungkan niat untuk menaiki bukit dimana petunjuk masyarakat seekitar bahwa diatas bukit harangan tersebut banyak ditanami pohon Andaliman.

Pengalaman ini adalah pertama sekali kami alami saat menelusuri daerah Huta dengan hamparan sawah yang begitu indah untuk dipandang, agar lebih jeli dengan tanda-tanda alam. (ps)

1 COMMENT

Comments are closed.