Mardemban (mardaunbari)

0

Mardemban (mardaunbari), siapa diantara kita yang sudah pernah mencoba untuk mardemban?! Tentu tidak enak rasanya, bukan?! Rasa pedas, sepat, dan juga ada rasa kelat di lidah saat mengunyah demban (sirih). Mardemban (mardaunbari) adalah salah satu tradisi suku Batak yang sudah dilakukan sejak lama, bukan hanya untuk komsumsi sehari-hari namun juga digunakan untuk upacara adat Batak.

Mardemban (mardaunbari), terdiri dari, deman (sirih), pining (pinang), hapur (kapur sirih), gambir, serta timbaho (serat tembakau). Tentunya dengan komposisi yang pas agar jangan Tarhapur-mangurbak pamangan (luka atau iritasi di rongga mulut bagian mulut). Biasanya 2 lembar daun sirih -2 lembar gambir – 4 iris pining – hapur (kapur sirih) secukupnya serta timbaho.

Timbaho ini biasa digunakan untuk membersihkan gigi saat mardemban (memakan sirih) yang disebut juga marsungkil. Sebenarnya banyak sekali manfaat dari mardemban ini, apakah diantara kita bisa memberikan masukan apakah sebenarnya manfaat dari mardemban tersebut diatas?! (p/s)