KONSEP WISATA TERPADU

0
Tigor Situmorang

Orang Batak dari CANADA yang jumlahnya dibawah 300 orang, melakukan pulang tu Bonapasogit.

Info International Tourism Expo di Montreal Canada yang pelaku International Travelling tidak mengenal TOBA LAKE sebagai tujuan destinasi wisata (Yang mereka kenal selama 27 tahun, hanya BALI dan YOGYA) lebih kurang 5.000 sampai 10.000 orang Turis dari Canada ke Bali dan Yogya setiap tahunnya, berumur …45 tahun sampai 60 tahun, dan biasanya tinggal selama 10-20 hari.

Kita sudah diskusikan, karena TOBA LAKE tidak dikenal, agar dibuat KONSEP WISATA TERPADU yang menarik ke Turis Manca Negara termasuk fasiliats Hotel, Jalan, Makanan, Musik Tradionil Batak, Tarian Batak, Sigale-gale maupun Orchestra atau lainnya. Salah satu faktor kelemahannya dari Pemerintah Pusat, Pemprov, Kabupaten tidak PROAKTIF mengenalkan TOBA LAKE/DANAU TOBA.

Saat ini, kita upayakan menyebarkan info TOBA LAKE juga dalam bahasa PERANCIS, karena di MONTREAL berbahasa Prerancis. Kita juga sudah sampaikan pada teman-teman di Canada, yang kebetulan kami ketemuan yang dari Toronto, Ottawa dan Montreal, komit pulang tu Bonapasogit sekali dalam setahun (Walau tidak pulang bareng).

Yang potensial sebenarnya dari USA, Orang Batak di USA hampir mendekati 10.000 orang cuman yang legal berkisar 3.500 orang, yang pulang ke Indonesia setiap tahunnya berkisar 750 orang. Dari Eropah, kita kurang tahu, tolong diinfokan teman-teman yang dari Eropah. Perlu kita pikirkan di tahun 2014, gerakan, orang Batak seluruh Dunia, Jakarta, Medan, Siantar pulang tu Bonapasogit diwaktu yang sama (Bualan JULI atau DESEMBER).

Program yang diajukan :

SABTU, bertemu di Jakarta

MINGGU, mengadakan event di Jakarta

SENIN, ke Medan

SELASA, Berastagi, Parapat, menyebrang pulau Samosir, Pangururan,

atau

SELASA, Parapat, Balige, Muara, Tarutung

RABU, (Sibolga & Barus bagi suami/istri warga asing dapat menikmati pantai pulau Sumatra)

KAMIS, menikmati masing2 ditempat wisata

JUM’AT, Kembali ke Parapat

SABTU, Tutup acara

Konsep ini akan dibicarakan dan dikembangkan selanjutnya.

Orang Philippines sudah melakukannya tiap NATAL (BALIKBAYAN) kalau Orang Jawa disaat Lebaran (MUDIK Bersama). Mari kita bangun Bangso Batak dari kita dahulu. Horas Tondi Madingin & Pir Tondi Matogu. (Oleh Tigor Situmorang).

Tigor Situmorang - Gondang Orchestra

 

Sejak krisis ekonomi tahun 1997 pariwisata ke Danau Toba sangat menurun dan sampai saat ini pariwisata belum dapat kembali seperti sebelum tahun krisis tersebut.

Dengan harapan dimulai dari kita sendiri mungkin dapat menarik perhatian masyarakat didunia.

Mari Kita dukung Program Ito Tigor Situmorang ini, kecintaan kita ke Bonapasogit dengan mengembangkan program ini diharapankan dapat mengembalikan pariwisata ke Bonapasogit.

 

Apabila tertarik mengenal lebih dekat pribadi Ito Tigor Situmorang seiring dengan keinginan mendukung progam “Konsep Wisata Terpadu” silahkan joint di Facebook beliau dengan nama tertera diatas.

 

Sititik ma sigompa, golang-golang pangarahutna,

Tung so sadia pe naeng tarpatupa, sai anggiat ma godang pinasuna.

Horas3x

So Yetty TP Aritonang

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.