Fitri, Jadi Cewek Batak Termuda Ikut Arungi Danau Toba

1

Parapat – Kegiatan mengarungi Danau Toba demi mendukung pendirian Sopo Belajar bagi anak-anak Samosir memang sudah selesai pada Sabtu, 21 Juli 2012 lalu. Lima orang peserta “Berenang Untuk Berbagi” sukses raih garis finish dengan waktu tempuh rata-rata 5 jam dengan jarak lebih kurang 9 kilometer dari garis start di Pantai Bebas Parapat.

Seluruh peserta yang mengikuti kegiatan mengarungi Danau Toba sebelumnya diperiksa kesehatannya oleh tim medis. Diantara peserta “Berenang Untuk Berbagi” hanya satu cewek Batak termuda dari seluruh peserta, yakni Fitri Gultom, 23 tahun. Sementara peserta lainnya diantara 30-50 tahun, Annette Horschmann (44) Thomas Heinle (49) Togu Simorangkir (36), dan Ronald Gembira Manurung (32).

Fitri Gultom adalah peserta yang tergolong dadakan sebab keputusan untuk ikut menjadi peserta pada saat pagi sebelum kegiatan dimulai sekitar pukul 06.00 wib. “Aku bisa ikut bang?” tanyanya kepada panitia pelaksana. Padahal Fitri Gultom juga termasuk panitia pelaksana yang ikut membantu jalannya kegiatan.

Cewek Batak yang berprofesi sebagai guru pengajar di salah satu sekolah swasta di Pematangsiantar berhasil arungi Danau Toba sejauh 9 km dalam waktu 5 jam. Saya sangat senang mengikuti kegiatan ini apalagi untuk pendidikan anak-anak khususnya di Samosir, dengan harapan akan lebih banyak pemerhati yang ingin menderma untuk mewujudkan pendirian Sopo Belajar di Samosir, kata Fitri kepada tim Gobatak.com.

1 COMMENT

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.