Demo Tari Lima Puak Etnik Batak

1
Tari Lima Puak Etnik Batak

Etnik Batak yang terdiri dari Toba, Simalungun, Mandailing, Karo, Pakpak memiliki ciri khas masing-masing mulai dari pakaian adat termasuk ulos, adat istiadat, makanan khas, tarian dan bahasa serta ragam lainnya. Keberagaman tersebut tidak menjadi penghalang untuk menjadi kesatuan.

Ragam acara dan kegiatan seni tradisional Batak sudah menjadikan keragaman tersebut menjadi suatu usaha pemersatu. Ternyata pada sekitar tahun 1920-an, seorang budayawan terkenal Tilhang Gultom sudah memulainya. Melalui wadah pertunjukan Opera Batak yang didirikannya, Seni Ragam Indonesia dikenal dengan sebutan Serindo ini sudah mempopulerkan suatu tarian Tari Lima Serangkai etnik Batak dengan pertunjukan Tari Lima Puak etnik Batak.

Tari Lima Puak Etnik Batak

 

Seperti yang diperagakan oleh seorang Maestro Batak yang mengabdikan dirinya meneruskan usaha pementasan seni tradisional Opera Batak yakni Zulkaidah Harahap, disebuah acara yang digelar oleh Pusat Latihan Opera Batak (PLOt) di Pematang Siantar beberapa waktu lalu (Baca: Penyerahan Gelar Penghargaan Oleh PLOt Kepada Dua Maestro Batak). Zulkaidah Harahap (Baca: Boru Batak Pertama Di Dunia Handal Bermain Sulim) mencontohkan gerak tari yakni Tari Lima Puak yang umumnya dipertunjukkan dalam Opera Batak. Biasanya peserta Tari Lima Puak menggunakan pakaian adat lengkap masing-masing etnik Batak secara bergantian menarikan tarian dari Limak Puak Toba, Simalungun, Mandailing, Karo, dan Pakpak.  Hal ini jelas mengaktualkan kembali kepada masyarakat salah satu karya kebudayaan dan kesenian tradisional rakyat.

Video : Tortor Lima Puak (etnis Batak)

Tarian Lima Puak juga bisa kita lihat lewat pementasan “Si Jonaha” dengan episode “Mencari Si Jonaha” yang akan dipentaskan dalam waktu dekat ini di Pematang Siantar oleh Pusat Latihan Opera Batak (PLOt) pimpinan Thomson HS.

1 COMMENT

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here