Thursday, April 27, 2017
Home VisitHuta

Perkawinan dalam suku Batak sejak jaman nenek moyang orang Batak adalah satu tardisi adat dan budaya yang menyatukan dua kerabat laki-laki dan perempuan. Dengan berbagai alasan baik dari faktor penyelamatan harta kekayaan ataupun keturunan, banyak jenis-jenis perkawinan yang sejak dulu diatur dalam Adat Batak, khususnya Batak Toba diberbagai tempat di Bonapasogit.

Istilah-Perkawinan-Suku-Batak-Toba

Berikut Istilah Perkawinan suku Batak Toba yang masih di anggap sah dalam adat Batak Toba dirangkum oleh Gobatak dari berbagai sumber yang patut Anda diketahui.

1. Mahiturun atau Mahuempe.
Perkawinan ini terjadi karna desakan(inisiatif) seorang gadis untuk mendapatkan pemuda pujaan hatinya. Dahulu perkawinan mahiturun ini ada dikarenakan beberapa alasan, hampir sama faktornya dengan mangalua, orangtua si gadis tidak merestui pergaulan anaknya dengan seorang pemuda dengan alasan tertentu. Bisa juga dikarena orangtua yang terlalu memingit anak gadisnya dan melarang bergaul dengan pemuda lain. Biasanya bentuk perkawinan mahiturun atau mahuempe ini atas kemauannya seorang gadisi dan ditemani oleh gadis-gadis lain untuk menemui pemuda pujaan hatinya..

Ilustrasi Bonapasogit

Pertengahan Nopember tahun yang lalu bersama putri saya Isabella, kami berkunjung ke Indonesia dengan tujuan berlibur. Selain untuk bersenang-senang kami juga ingin mengunjungi tanah kelahiran leluhur atau Bonapasogit. Sebagai Bangsa Batak yang menjunjung tinggi dan menghargai nilai kultur peradaban leluhurnya, di bumiĀ  mana pun kita berpijak. Pada suatu saat kita akan kembali untuk menjenguk tanah kelahiran leluhur nya.

Kaos Polos Murah Siantar